Meski berada di segmen mesin yang sama, namun masing-masing dilengkapi fitur dan desain berbeda. Nah, bagi Anda yang bingung memilih, kali ini OTO menjabarkan perbandingan Honda Beat dengan Scoopy. Punya tampilan lebih macho, Street tampaknya ditujukan untuk konsumen pria yang menginginkan tunggangan berpenampilan unik. Garis desainnya tidak tajam, dipadukan pelek berukuran 12 inci, menjadikannya sebagai motor yang cocok digunakan untuk harian maupun hobi.
Panel instrumen dengan eco indicatornya merupakan perpaduan analog dan digital yang punya wajah retro. Anda pun tak perlu kesulitan mencari motor di parkiran karena dilengkapi answer back system.
Sedangkan garis bodi Pop lebih lembut, sehingga cocok untuk anak muda, khususnya wanita. Fitur ini mengizinkan pengereman lebih optimal, lantaran rem belakang dan depan bekerja bersamaan lewat tekanan pada satu tuas. Kedua skutik Honda ini, sama-sama ditenagai jantung mekanis 110cc berteknologi eSP (enhanced smart power), yang memastikan pembakaran lebih sempurna dan mengurangi gesekan antarkomponen.
Setingan ini sepertinya sengaja dibuat Honda, lantaran Scoopy punya bobot lebih berat 4-7 kg dibanding lini Beat. Fitur ini juga mendukung Idling Stop System (ISS), sebuah teknologi yang mampu menekan konsumsi bahan bakar, dengan cara mematikan mesin ketika motor berhenti sesaat. Keduanya merupakan hasil dari pengujian menggunakan metode yang sama dengan Beat dan ISS aktif.
Beat VS Scoopy, Kalian pilih yang mana?
Honda Scoopy dan Beat, memang menjadi dua motor favorit yang digemari masyarakat. Varian yang lebih menyasar karakter konsumen muda, yakni terdapat Beat Pop.
Harga Scoopy lebih mahal daripada Honda Beat, yakni seharga Rp 18, 3 juta. Tak ketinggalan lampu proyektor LED yang dihadirkan Honda Scoopy memaksimalkan penerangan jalan.
Kedua skutik Honda ini, sama-sama ditenagai mesin 110cc berteknologi eSP (enhanced smart power), yang memastikan pembakaran lebih sempurna dan mengurangi gesekan antarkomponen. Selain itu, setelan diameter langkahnya juga sama yatu 50 x 55,1 mm dan rasio kompresi 9,5:1.
Setingan ini sepertinya sengaja dibuat Honda, lantaran Scoopy punya bobot lebih berat 4-7 kg dibandingkan dengan lini Beat. Keduanya merupakan hasil dari pengujian menggunakan metode yang sama dengan Beat dan ISS aktif.
Perbandingan Performa Honda BeAT dengan Scoopy, Mana yang Jadi Jagoan Kamu? – Radar Pekalongan ID
Baca Juga: Honda PCX 160 2023 Makin Elegan Dengan Warna Baru: Berikut Harga dan Fitur Lengkapnya Bisa disimpulkan bahwa perbandingan performa Honda BeAT dengan Scoopy bisa dilihat dari kapasitas mesin yang sama serta bentuk body yang berbeda.
Namun, ketidak adaan power charger di varian non-ISS serta belum terinstalnya sistem keyless memang menjadi poin minus pada Honda BeAT. Bandingkan dengan Scoopy yang ber-body lebih lebar, skutik ini memiliki kapasitas bagasi yang lebih lebar dengan sistem keyless di beberpa varian juga menambah poin keamanan pada motor ini. Baca Juga: New Honda BeAT 2023 150 CC Tampil Kian Sporty dengan Mesin Baru, Dijamin Irit dan Harga Terjangkau!
Be First to Comment